Tugas Konsep basis data

8 Feb

Apakah basis data itu ? apa perbedaannya dengan DBMS?
—————————————————————————-
      Basis data / Database adalah kumpulan data yang saling berhubungan dan disimpan secara bersama tanpa adanyapengulangan data (redudansi data).
Perbedaannya dengan DBMS adalah Kalau Basis Data Itu Merupakan Sekumpulan Data Yang saling Berhubungan SedangkanDBMS Merupakan Perangkat Lunak Atau Software Yang Digunakan Untuk Memanajemen Database (Basis Data) Tersebut.
 

Ceritakan bagaimana perkembangan basis data hingga sekarangini 
—————————————————————————————–
 Perkembangan basis data dimulai sejak tahun 1960-an seiring dengan perkembangan teknologi komputer. Model data yangberkembang saat itu ialah model hierarki atau model tree.  Selanjutnya pada tahun 1970-an, mulai berkembang model datarelasional dengan penggunaan model Entity-Relationship (E-R model). Pada saat itu berkembang pula Oracle, Informix, Sybasedll. Pada tahun 1980-an muncul penggunaan basis data yang terdistribusi dan penggunaan bahasa query yang standard yakniSQL. Model penggunaan basis data secara client-server mulai berkembang di tahun 1990 seiring dengan perkembangan duniainternet dan hingga tahun 2000-an, basis data tidak hanya digunakan pada media PC namun sudah berkembang pada medialayanan gerak yang disebut mobile-Database.

Apa Keuntungan menggunakan basis data terkomputerisasi ?
———————————————————————————
1. Controlling redundancy
Redundansi terjadi jika banyak data disimpan dua kali dalam tabel untuk setiap kelompok pengguna. Beberapa masalah yangtimbul yaitu kebutuhan untuk update data secara logika menjadi berulang2 dan ruang penyimpanan yang besar ketika data yang sama disimpan berulang2. Tabel yang berisi data yang sama, menjadi tidak konsisten. 
 
2. Restricting unauthorized access
Ketika banyak pengguna berbagi basis data, ada beberapa pengguna yang tidak diberi hak /otorisasi untuk mengakses semuainformasi dari basis data. Beberapa pengguna mungkin diijinkan untuk pengambilan / retrieve data, meskipun yang lainnyadiijinkan untuk pengambilan dan perubahan data (retrieve dan update). DBMS menyediakan fungsi keamanan dan subsistemotorisasi dan digunakan oleh DBA (Database Administrator) untuk membuat account dengan batasan2nya.
 
3. Providing persistent storage for program object and data structures
Ini yang mengawali sistem basis data berorientasi objek. Misal tipe record dalam pascal atau definisi kelas di C++. Nilai dari variable program dihilangkan setiap program selesai, kecuali pemrogram menyimpannya secara permanen dalam file, yang biasanya dikonversi ke format yang sesuai. Untuk membacanya, pemrogram harus mengkonversi dari format file ke struktur variabel program. Objek ini disebut persistence.
 
4. Permitting inferencing and actions using rules
Sistem basis data deduktif memiliki kemampuan mendefinisikan rule deduksi untuk mendapatkan informasi baru. 
 
5. Providing multiple user interfaces
Karena banyak tipe pengguna dengan level pengetahuan teknik yang bermacam2 dalam menggunakan basis data, DBMS perlu menyediakan antarmuka pengguna yang bermacam2 pula, yaitu bahasa query bagi casual user; bahasa pemrograman interface untuk programmer; form dan kode perintah bagi parametric user; menu-driven interface dan natural-language interface (atau yang dikenal GUI) bagi stand-alone user.
 
6. Representing complex relationships among data
Basis data terdiri dari bermacam2 data yang saling berhubungan. DBMS memiliki kemampuan untuk mewakili bermacam2 hubungan yang kompleks diantara data secara mudah dan efisien.
 
7. Enforcing integrity constraints
DBMS memiliki kemampuan untuk membuat suatu integrity constraint. Tipe yang paling sederhana dari integrity contraint adalah menspesifikasikan tipe data untuk setiap item data. Misal item data untuk program studi yang boleh disimpan adalah character 1 hingga 5, nilai ‘nama’ harus char dan tidak lebih dari 30 karakter.
 
8. Providing backup and recovery
Backup dan recovery merupakan fasilitas yang harus disediakan DBMS. Misal jika sistem komputer gagal saat sedangmengupdate program, sub sistem recovery bertanggungjawab untuk memperbaiki atau memastikan basis data direstore kekeadaan sebelum program dieksekusi kembali. Atau sub sistem recovery memastikan bahwa program diresume dari keadaandimana diinterupsi sehingga basis data dapat menyimpannya.
 
Siapa saja pelaku yang terlibat dalam lingkungan basis data ?
———————————————————————————
1. Database Administrator (DBA)
Dalam lingkungan basis data, sumber utama adalah basis data itu sendiri dan sumber kedua adalah DBMS. Pengaturan sumberini dilakukan oleh seorang DBA.  DBA bertanggungjawab atas otorisasi akses ke basis data, mnegkoordinir dan memonitorpenggunaannya dan mendapatkan sumber perangkat keras dan perangkat lunak yang dibutuhkannya. DBA bertanggungjawabatas masalah2 seperti pelanggaran keamanan atau waktu respon sistem yang buruk.
 
2. Database Designer
Database Designer bertanggungjawab atas identifikasi data yang disimpan dalam basis data dan pemilihan struktur yangsesuai untuk mewakili dan menyimpan data ini. Selain itu juga bertanggungjawab untuk mengkomunikasikan semua user basis data untuk memahami kebutuhannya, dan mencapai desain yang sesuai dengan kebutuhan user. 
 
3. System analyst and Programmers (software engineers)

System analyst menentukan spesifikasi dan jalannya aplikasi perangkat lunak yang dipahami oleh semua kelompok user.Programmers mengimplementasikan spesifikasi ini dalam bentuk aplikasi perangkat lunak yang kemudian diuji dandidokumentasikan. Programmers perlu berkomunikasi dengan desainer basisdata.


4. Operators and maintenance personnel
Pelaku ini bertanggungjawab atas pemenuhan kebutuhan perangkat keras dan lunak dari sistem basis data yang dijalankan. 
 
End-user

Casual end user
Ialah pengguna yang mengakses basis data, tetapi mereka membutuhkan informasi yang berbeda setiap saat. Merekamenggunakan bahasa query basis data yang canggih untuk menspesifikasikan permintaan dan mereka adalah manajer tingkattinggi atau menengah.
 
* Naïve/ parametric end user 
Ialah pengguna dengan fungsi pekerjaaan utama mereka adalah berkisar pada query dan update basis data yang disebutcanned transaction. 
 
* Sophisticated end users
Merupakan kelompok pengguna mencakup ahli teknik, ilmuwan, analis bisnis, dan lainnya yang terbiasa dengan fasilitas dariDBMS untuk mengimplementasikan aplikasi sesuai kebutuhannya.
 
* Stand-alone end users
Adalah pengguna yang melakukan manajemen basis data personal dengan menggunakan paket program yang sudah jadi yangmenyediakan menu yang easy user dan interface tab berbasis grafik.
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: