Selamat datang di blog saya

21 Okt

 

WELCOME TO MY BLOGS

STAY N ENJOYE HERE 

  Puji syukur saya panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang telah berkenan memberi petunjuk dan kekuatan kepada saya, untuk berbagi ilmu “Teknologi Informasi dan Komunikasi” .

Blog ini dibuat berdasarkan materi – materi yang saya dapat dan saya pelajari yang bertujuan agar dapat menambah pengetahuan dan wawasan bagi pembaca/pengunjung Blog ini yang mempelajari Ilmu Teknologi Informasi dan Komunikasi.  Agar dapat memahami nilai – nilai dasar yang direfleksikan dalam berpikir dan bertindak.

Mudah-mudahan dengan materi yang sederhana ini,  pembaca / pengunjung Blog ini akan mampu menghadapi masalah-masalah atau kesulitan-kesulitan yang timbul dalam belajar Teknologi Infomasi dan Komunikasi.

Harapan saya semoga pembaca/pengunjung Blog saya ini, mampu berinovasi dan berkreasi dengan potensi yang dimiliki.

 

Gambar

Ricardo Izecson dos Santos Leite

1 Okt

tumblr_maz8z18Wln1qev7pio1_500

“Only when you have a true feel for the ball can you truly make it do what you want.” – Kaka Leite

Normalisasi

1 Apr

Normalisasi bisa juga disebut Well Structure Relation atau proses pengelompokan atribut-atribut dari suatu relasi..
Bentuk tidak Normal


• Value pada kolom Kode_Matkul lebih dari 1, itulah mengapa masih disebut tidak normal.

Bentuk First Normal Form (1NF)

• Value pada masing-masing kolom hanya ada Satu

Bentuk Second Normal Form (2NF)
Memiliki ketergantungan fungsional
Tabel 1

Tabel 2

Tabel 3

Pada bentuk 1NF, masih terdapat ketidaktergantungan terhadap beberapa kolom (misal TTL tidak bergantung pada kode_matkul), sehingga tabel dipecah menjadi 3 bagian agar tabel-tabel tersebut dapat memiliki ketergantungan terhadapat kolom-kolomnya (misal NIM bergantung pada nama_mhs dan ttl).
Bentuk Third Normal Form (3NF)
Tabel 1 dan 2 sudah memenuhi criteria bantuk 3NF, namun tidak untuk tabel 3, karena bila kita ingin merubah value bobot dari nilai, maka kita akan melakukan perubahan pada banyak record/baris yang lainnya. Sehingga pada bentuk 3NF, tabel 3 dapat dipecah lagi menjadi 2 tabel agar memenuhi kriteria bentuk 3NF.
Tabel 3a

Tabel 3b

Normalisasi

27 Mar

TEKNIK NORMALISASI

 

TEKNIK NORMALISASI

 

Contoh :                    

Daftar Inventaris di UKM Politeknik English Club

Relasi tidak normal

 


 

No

Nama Divisi

Barang

 

1

News Cast

Nama Barang

Jumlah Barang

Meja

1

White Board

1

2

Debate

Nama Barang

Jumlah Barang

Meja

1

White Board

1

3

Regular Practice

Nama Barang

Jumlah Barang

Meja

1

White Board

1

4

Speech

Nama Barang

Jumlah Barang

Meja

1

White Board

1

 

No

Nama Divisi

Meja

White Board

1

News Cast

1

1

2

Debate

1

1

3

Regular Practice

1

1

4

Speech

1

1

 

 

 

 

 

 

Relasi  normal

 

Penjelasan:
Pada tabel pertama, terlihat bahwa tabel masih memiliki redudansi. Itulah yang menyebabkan tabel tersebut perlu untuk dinormalkan dan hasilnya dapat dilihat pada tabel kedua.

 

Teknik Normalisasi Pertama :

Membuat dan menentukan primary key pada tablenya, supaya setiap data atau field field lainya tergantung hanya pada satu field yaitu yang dijadikan primary key. pada kasus ini field nim yang akan dijadikan primary key bukan id_buku atau id_penerbit.

 

Keterangan : field yang dicetak  miring yaitu primary key tbl_peminjaman                     

 

 

nim

nama_mahasiswa

id_buku

judul_buku

id_penerbit

penerbit

4311122006

Malik Aslam

1221

program C++

35

Alex W

4311122007

M. fadli

1322

membuat animasi

55

Dian Sastro

4311122025

Muharam

1422

belajar program

23

Wiji S

4311122008

Nabila

1321

audio video

55

Dian Sastro

4311122014

Tiara Rahmawati

1221

program C++

35

Alex W

Teknik Normalisasi Kedua :
lalu pada teknik yang kedua, field field yang tergantung pada satu field harus dipisahkan, seperti ada contoh field judul_buku tergantung pada field id_buku dan penerbit tergantung dengan field id_penerbit, maka dari itu field tersebut di pisahkan dengan tabel peminjaman, sehingga harus dibuat tabel yang terpisah.

tbl_peminjaman

nim

nama_mahasiswa

id_buku

id_penerbit

4311122006

Malik Aslam

1221

35

4311122007

M. fadli

1322

55

4311122025

Muharam

1422

23

4311122008

Nabila

1321

55

4311122014

Tiara Rahmawati

1221

35

tbl_buku

id_buku

judul_buku

1221

program C++

1322

membuat animasi

1422

belajar program

1321

audio video

1221

belajar program

tbl_penerbit

id_penerbit

penerbit

35

Alex W

55

Dian Sastro

23

Wiji S

55

Dian Sastro

35

Alex W

Teknik Normalisasi Ketiga :

 

Selanjutnya teknik normalisasi ketiga, setelah field field dipisah sehingga dibuat table yang baru,

maka waktunya pembenahan data. Diketahui sebelumnya pada tabel buku record kelima terdapat keganjilan data yang tidak sesuai dengan field id_bukunya dan pada tabel penerbit pun terdapat

redudansi data atau pengulangan data, maka dari itu tabel buku dan tabel penerbit harus diperbaiki dan diubah sehingga tidak terjadinya kesalahan dalam penyimpanan data, seperti pada contoh di bawah ini.

tbl_buku

id_buku

judul_buku

1221

program C++

1322

membuat animasi

1422

belajar program

1321

audio video

tbl_penerbit

id_penerbit

penerbit

35

Alex W

55

Dian Sastro

23

Wiji S

Kurang lebih seperti itu cara teknik normalisasi sampai ketiga pada database, sebenarnya masih banyak lagi contoh teknik normalisasi pada database, seperti normalisasi Boyce-Codd, normalisasi keempat dan lain lain, hanya yang lainnya itu jarang di gunakan, dan yang digunakan hanya normalisasi sampai ketiga saja.

 

Sumber : wikipedia.org , Modul Basis Data , Eden Andi Ramba, ArryBudi Kurnia

 

DML dan ERD

4 Mar

DML dan Entity Relationship Diagram

Pada postingan kali ini di khususkan untuk tugas basis data, di sini akan di bahas tentang penjelasan secara singkat dari macam macam atributapa itu Diagram E-R dan fungsi fungsinyapenjelasan tentang 4 simbol utama dari Diagram E-Rcontoh dari masing masing kardinalitas dalam Diagram E-R, lalu penjelasan tentang apa yang dimaksud dengan spesialisasi dan generalisasi.

 

berikut penjelasannya tentang DML dan ERD (Entity Relationship Diagram) :

Penjelasan singkat dari macam macam atribut


Atribut
 berfungsi untuk mendeskripsikan entitas, dan atribut mempunyai nilai (harga). Contoh atribut untuk entitas pegawai misalnya nama, alamat, tempat dan tanggal lahir, dll. Atribut digambarkan dengan simbol ellips.Atribut dibedakan menjadi beberapa macam, yaitu :
– Atribut sederhana/atomic, yaitu atribut yang tidak dapat dibagi-bagi menjadi atribut yang lebih sederhana (mendasar).
– Atribut komposit, yaitu atribut yang terdiri dari beberapa atribut yang lebih mendasar.
– Atribut Berharga tunggal (single valued attribute), yaitu atribut yang hanya mempunyai satu harga untuk suatu entitas tertentu.
– Atribut berharga ganda (multi valued attribute), yaitu atribut yang dapat terdiri dari sekumpulan harga untuk suatu entitas tertentu. 
– Null-value, yaitu atribut yang tidak mempunyai nilai dan tidak diketahui harganya. 
– Atribut kunci yaitu atribut yang unik dari suatu entitas dan nilai dari atribut kunci akan berbeda untuk masing-masing entitas. Atribut kunci dapat berupa atribut sederhana atau komposit. Atribut memiliki value set (domain) yang digunakan untuk mendefinisikan harga nilai yang dapat dimiliki oleh atribut dari suatu entitas.
Pengertian Diagram E-R (ERD) dan fungsinya

ERD merupakan suatu model untuk menjelaskan hubungan antar data dalam basis data berdasarkan objek-objek dasar data yang mempunyai hubungan antar relasi.

ERD berfungsi untuk memodelkan struktur data dan hubungan antar data, untuk menggambarkannya digunakan beberapa notasi dan simbol.

Gambar

Penjelasan tentang 4 simbol utama dari Diagram E-R

Setelah mengetahui apa itu Diagram E-R atau biasa disebut Entity Relationship Diagram, selanjutnya kita akan membahas tentang 4 simbol utama dari Diagram E-R. Berikut penjelasannya :

a. Entiti

 

Entiti merupakan objek yang mewakili sesuatu yang nyata dan dapat dibedakan dari sesuatu yang lain. Simbol dari entiti ini biasanya digambarkan dengan persegi panjang.

 

b. Atribut

 

Setiap entitas pasti mempunyai elemen yang disebut atribut yang berfungsi untuk mendeskripsikan karakteristik dari entitas tersebut. Isi dari atribut mempunyai sesuatu yang dapat mengidentifikasikan isi elemen satu dengan yang lain. Gambar atribut diwakili oleh simbol elips.

 

 

 

c. Hubungan / Relasi

 

Hubungan antara sejumlah entitas yang berasal dari himpunan entitas yang berbeda. Relasi dapat digambarkan sebagai berikut :

Relasi yang terjadi diantara dua himpunan entitas (misalnya A dan B) dalam satu basis data yaitu  :

1). Satu ke satu (One to one)

Hubungan relasi satu ke satu yaitu setiap entitas pada himpunan entitas A berhubungan paling banyak dengan satu entitas pada himpunan entitas B.

2). Satu ke banyak (One to many)

Setiap entitas pada himpunan entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas pada himpunan entitas B, tetapi setiap entitas pada entitas B dapat berhubungan dengan satu entitas pada himpunan entitas A.

3). Banyak ke banyak (Many to many)

Setiap entitas pada himpunan entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas pada himpunan entitas B. mendeskripsikan karakteristik dari entitas tersebut. Isi dari atribut mempunyai sesuatu yang dapat mengidentifikasikan isi elemen satu dengan yang lain. Gambar atribut diwakili oleh simbol elips.

 

d. Garis
Sebagai penghubung antara relasi dengan entitas, relasi dan entitas dan atribut

Contoh masing masing Kardinalitas dari Diagram E-R

Kardinalitas pemetaan atau rasio kardinalitas menunjukkan jumlah entitas yang dapat dihubungkan ke satu entity lain dengan suatu relasi. Contohmasing masing kardinalitas dari Diagram E-R meliputi :

1. Hubungan satu ke satu (one to one).

Yaitu satu entity dalam A dihubungkan dengan maksimum satu entity dalam B.

2. Hubungan satu ke banyak (one to many)

Yaitu satu entity dalam A dihubungkan dengan sejumlah entity dalam B. Satu entity dalam B dihubungkan dengan maksimum satu entity dalam A.

3. Hubungan banyak ke satu (many to one)

Yaitu satu entity dalam A dihubungkan dengan maksimum satu entity dalam B. Satu entity dalam B dapat dihubungkan dengan sejumlah entity dalam A.

4. Hubungan banyak ke banyak (many to many).

Satu entity dalam A dihubungkan dengan sejumlah entity dalam B, & satu entity dalam B dihubungkan dengan sejumlah entity dalam A.

Gambar Kardinalitas Pemetaan :

 

 Gambar

 

Pengertian dan Perbedaan Spesialisasi dan Generalisasi

Spesialisasi

Spesialisasi adalah Proses mendesain subgrup di dalam suatu entity . Suatu himpunan entitas bisa memiliki suatu subgrup yang berbeda diantara entitas-entitas lain dalam himpunan tersebut. Misalnya suatu sub himpunan entitasdalam suatu himpunan entity bisa memiliki atribut yang berbeda dari entity-entiti lain. Model E-R memiliki fasilitas untuk perbedaan ini.

Contoh : himpunan entitas account memiliki atribut account-number dan balance. Suatu account dapat diklasifikasikan lagi menjadi salah satu dari (gambar 4.5):

– savings-account

– checking-account

Setiap tipe account ini diterangkan dengan himpunan atribut yang termasuk dalam atribut-atribut dari entitas account ditambah dengan atribut tambahan. Contoh entity saving-account diterangkan dengan atribut interest-rate, danchecking-account diterangkan dengan overdraft-amount. Proses spesialisasi mengijinkan pembedaan account berdasarkan tipe account. Account juga dapat dibedakan dengan cara lain, misalkan berdasarkan tipe kepemilikkan menjadi commercial-account dan personal-account. Ketika dalam suatu entitas dibentuk lebih dari satu proses spesialisasi, maka suatu entitas menjadi milik dua spesialisasi tersebut. Misal suatu account bisa merupakan suatu personal account dan suatu checking account. Dalam diagram E-R, spesialisasi dilambangkan dengan komponen segitiga bertuliskan ISA. ISA juga melambangkan hubungan antara superclass-subclass. Entity yang dengan kedudukkan lebih rendah/tinggi memiliki lambang sama.

 Gambar

Generalisasi

Generalisasi adalah proses  pendefinisian  subclass-subclass yang  disatukan  menjadientitas  superclass  tunggal  berdasarkan karakteristik umum. Disamping proses desain top-down (dari inisial entitas ke level lebih rendah (subgrup)), desain juga dapat dilakukan dengan proses bottom-up, yaitu banyak entitas disintesiskan menjadi entity yang lebih tinggi berdasarkan kesamaan feature-nya.

Desainer basis data mungkin mengidentifikasi terlebih dulu entitas checking-account dengan atribut account-numberbalance dan overdraftamount. Ditemukan juga entity set saving-account dengan atribut account-numberbalance dan interest-rate. Terdapat kesamaan antara entitas checking-account dengan entitas saving-account, yaitu keduanya memiliki beberapa atribut yang sama.

 

TUGAS 3

27 Feb

Apa tujuan perancangan basis data ?
• Memenuhi informasi yang berisikan kebutuhan-kebutuhan pengguna secara khusus dan aplikasi-aplikasinya.
• Memudahkan pengertian struktur informasi
• Mendukung kebutuhan-kebutuhan pemrosesan dan beberapa obyek penampilan (response time, processing time, dan storage space).
Apa yang dimaksud dengan macro lifecycle dan micro lifecycle, sebutkan perbedaannya ?
macro life cycle : Siklus kehidupan sistem informasi.
micro life cycle : Siklus kehidupan basis data.

Langkah apa saja yang dilakukan pada tahap pengumpulan dan analisa data ?
1. Menentukan kelompok pemakai dan bidang-bidang aplikasinya
Menentukan aplikasi utama dan kelompok pengguna yang akan menggunakan basis data.
2. Peninjauan dokumentasi yang ada.
3. Analisa lingkungan operasi dan pemrosesan data.
4. Daftar pertanyaan dan wawancara.
Apa yang dimaksud dengan Transaction throughput ?
Transaction throughput : Ialah rata-rata jumlah transaksi yang dapat diproses per menit oleh sistem basis data dan merupakan parameter kritis dari sistem transaksi (misal : digunakan pada pemesanan tempat di pesawat, bank, dll). Hasil dari fase ini adalah penentual awal dari struktur penyimpanan dan jalur akses untuk file-file basis data.

PENGENALAN SOFTWARE DBMS

21 Feb

Pengenalan Software RDBMS dan Model Data
Beberapa software DBMS adalah :
1. MySQL
Mysql adl software yang menggunakan standar SQL, yang bersifat multi-thread dan multi-use.
Kelebihan MySQL antara lain :
a.Software sumber terbuka dibawah lisensi GPL.
b. Free (bebas di download)
c. Stabil dan tangguh
d. Fleksibel dengan berbagai bahasa pemrograman
e. Mampu menangani basis data dalam skala besar
f. Mempunyai beberapa lapis sistem keamanan seperti
subnetmask, host name, izin akses user serta sandi terenkripsi
g. Dukungan dari banyak komunitas dan kemudahan
management data base serta mendukung transaksi.
2. Oracle
Kelebihan oracle :
a. Dapat bekerja dilingkungan client/server
b. Mampu menangani manajemen space dan basis data yang besar
c. Mendukug akses data secara simultan
d. Performansi pemrosesan transaksi yang tinggi
e. Fleksibilitas yaitu kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan berbagai kebutuhan dan kondisi.
Skalabilitas yaitu mengacu pada kemampuan untuk terus berkembang
3. Microsoft SQL server
Merupakan produk andalan microsoft untuk database server. Umum digunakan di dunia bisnis yang memiliki basis data berskala kecil hingga menengah, dan berkembang dengan digunakannya SQL Server pada basis data besar.
4. Firebird
Kemampuan dari open source Firebird :
a. Sebuah transaksi bisa di commit atau di rollback dengan mudah
b. Menggunakan sintaks standard untuk menciptakan foreign key
c. Menggunakan multi version concurrency system
d. Bisa melakukan replikasin data dengan operasi insert, update atau delete ke dalam database
e. Firebird support dengan multiple data file,
f. Banyaknya fasilitas support dan maintenance karena banyaknya komunitas firebird.
5. Visual Foxpro 6.0
Tahun 1984, fox software memperkenalkan foxbase untuk menyaingi dbase II. Foxbase hanya perangkat lunak kecil .Pada tahun 1989 foxbase berkembang menjadi foxpro dan memperkenalkan GUI. Pada tahun 1995 Foxpro berkembang menjadi Visual Foxpro dan dilengkapi dengan pemrograman berorientasi objek, serta dapat membangun aplikasi berbasis web.
6. PostgreSQL
Awal th 1982 Michael Stonebraker dari University of California Barkeley membuat sebuah ORDBMS dan merupakan software open source yang gratis.
Unggul dalam menentukan kemampuan tipe data
Databasenya mampu memahami hubungan dan mengambil informasi dari tabel terkait.
7. dBASE
dBASE adalah sebuah sistem manajemen basisdata (DBMS) yang secara luas digunakan pada mikrokomputer yang dikenalkan oleh Ashton-Tate untuk komputer CP/M, dan kemudian untuk platform Apple II, Apple Macintosh dan IBM PC dengan DOS yang menjadi salah satu perangkat lunak yang paling laris selama beberapa tahun pada saat itu. Ketidakmampuan dBASE untuk bertransisi dengan sistem operasi yang lebih baru, Microsoft Windows pada akhirnya membuat penggunaan dBASE tergantikan oleh produk-produk lainnya yang lebih baru seperti Paradox, Clipper, FoxPro, dan Microsoft Access. kepemilikan dBASE pada akhirnya dijual ke Borland pada tahun 1991 dan pada tahun 1999 Borland menjual hak atas jajaran produk dBASE pada sebuah perusahaan baru dBASE Inc.
Dimulai dari pertengahan tahun 1980-an banyak vendor membuat dialek ataupun variasi pada produk mereka ataupun pada bahasanya sendiri. Termasuk didalamnya FoxPro (sekarang dikenal sebagai Visual FoxPro), Quicksilver, Clipper, Xbase++, Flagship, dan Harbour. Mereka-meraka iniah yang secara informal dikenal atau disebut sebagai xBase atau XBase.
dasar file format dBASE, yang dikenal sebagai file .dbf, saat ini merupakan salah satu format yang luas digunakan oleh banyak aplikasi yang membutuhkan format sederhana untuk menyimpan data-data secara terstruktur. dBASE dilinsensikan pada penggunanya untuk jangka waktu lima puluh tahun dalam masa yang tidak mungkin bagi pengguna untuk mengoperasikan dBASE selama jangka waktu tersebut.
8. IBM DB/2
IBM DB2 Enterprise Server Edition merupakan sebuah perangkat lunak sistem manajemen basisdata relasional yang dikembangkan oleh IBM. Perangkat lunak tersebut utamanya berjalan pada sistem operasi Unix (sebut saja AIX), Solaris, Linux, IBM i/OS/400, z/OS, dan Microsoft Windows. DB2 juga diketahui digunakan sebagai sistem basis data pada IBM InfoSphere Warehouse edition
9. Clipper
10. FoxPro
FoxPro adalah Sebuah Sistem Ddatabase Manajemen (Database Manajemant Sistem/DBMS) elektronik, yang berfungsi untuk mengumpulkan, mengambil, dan menampilkan data. Visual Foxpro Merupakan bahasa pemrograman yang berbasis OOP(object oriented Programing) dan juga sebagai sistem manajement database relational (RDMS/Sistem basis data).
Project Manajer : untuk mengatur pengembangan, integrasi dan pembuatan aplikasi.
Database : kumpulan dari tabel view dan conection file database berextention DBC.
Table : tempat penyimpanan data.
11. Model Data
Arsitektur Sistem Basis Data
1. Internal/Physical Level: berhubungan dengan bagaimana data disimpan secara fisik (physical storage). Merupakan level terendah untuk merepresentasikan basis data. Record disimpan dalam media penyimpanan dalam format byte. Didefinisikan sebagai sebuah Skema Internal.
2. External /View Level, berhubungan dengan bagaimana data di representasikan dari sisi setiap pengguna dan merupakan level pengguna. Yang dimaksud dengan pengguna adalah programmer, end user atau DBA. Setiap user mempunyai ‘bahasa’ yang sesuai dengan kebutuhannya. Untuk programmer, bahasa yang digunakan adalah bahasa pemrograman seperti C, COBOL, atau PL/I. Untuk end user, bahasa yang digunakan adalah bahasa query atau menggunakan fasilitas yang tersedia pada program aplikasi. Pada level eksternal ini, user dibatasi pada kemampuan perangkat keras dan perangkat lunak yang digunakan aplikasi basis data. Didefinisikan sebagai sebuah Skema Eksternal.
3. Conceptual/Logical Level yang menghubungkan antara internal & external level. Conceptual level adalah sebuah representasi seluruh muatan informasi yang dikandung oleh basis data. Tidak seperti level eksternal maka pada level conceptual, keberadaannya tidak memperhitungkan kekurangan perangkat keras maupun perangkat lunak pembangun aplikasi basis data. Didefinisikan sebagai sebuah Skema Konseptual.
MODEL DATA
a. Entity-relationship Model
E-R model didasarkan atas persepsi terhadap dunia nyata yang terdiri dari sekumpulan objek, disebut entity (entitas) dan hubungan antar objek tersebut, disebut relationship. Entity adalah objek di dunia yang bersifat unik. Setiap entitas mempunyai atribut yang membedakannya dengan entitas lainnya. Contoh : entitas Mahasiswa, mempunyai atribut nama, umur, alamat no. ktm. Pemodelan data dengan model E-R menggunakan diagram E-R. Diagram E-R terdiri dari :
• Kotak persegi panjang, menggambarkan himpunan antar entitas
• Elip, menggambarkan atribut-atribut entitas
• Diamon, menggambarkan hubungan antara himpunan entitas
• Garis, yang menghubungkan antar objek dalam diagram E-R

• b. Object-Oriented Model
Model berorientasi objek berbasiskan kumpulan objek. Setiap objek berisi :
• Nilai yang disimpan dalam variable instant, dimana variable tersebut “melekat” dengan objek itu sendiri.
• Metoda : operasi yang berlaku pada objek yang bersangkutan.
• Objek-objek yang memiliki tipe nilai & metode yang sama dikelompokkan dalam satu kelas. Kelas disini mirip dengan tipe data abstrak pada bahasa pemrograman.
• Sending a message : sebuah objek dapat mengakses data sebuah objek yang lain hanya dengan memanggil metode dari objek tersebut.
c. Model-model lojik berbasis record
Data yang disimpan menggambarkan beberapa aspek dari suatu organisasi. Model data, adalah himpunan deksripsi data level tinggi yang dikonstruksi untuk menyembunyikan beberapa detail dari penyimpanan level rendah. Terdapat beberapa model dalam kelompok ini, antara lain :
1. Model Relasional ( Relational Model)
2. 2. Model Jaringan (Network Model )
3. Model Hirarki (Hirarchical Model)

Dara TKJ 2B

tugas mySQL

Tugas Konsep basis data

8 Feb

Apakah basis data itu ? apa perbedaannya dengan DBMS?
—————————————————————————-
      Basis data / Database adalah kumpulan data yang saling berhubungan dan disimpan secara bersama tanpa adanyapengulangan data (redudansi data).
Perbedaannya dengan DBMS adalah Kalau Basis Data Itu Merupakan Sekumpulan Data Yang saling Berhubungan SedangkanDBMS Merupakan Perangkat Lunak Atau Software Yang Digunakan Untuk Memanajemen Database (Basis Data) Tersebut.
 

Ceritakan bagaimana perkembangan basis data hingga sekarangini 
—————————————————————————————–
 Perkembangan basis data dimulai sejak tahun 1960-an seiring dengan perkembangan teknologi komputer. Model data yangberkembang saat itu ialah model hierarki atau model tree.  Selanjutnya pada tahun 1970-an, mulai berkembang model datarelasional dengan penggunaan model Entity-Relationship (E-R model). Pada saat itu berkembang pula Oracle, Informix, Sybasedll. Pada tahun 1980-an muncul penggunaan basis data yang terdistribusi dan penggunaan bahasa query yang standard yakniSQL. Model penggunaan basis data secara client-server mulai berkembang di tahun 1990 seiring dengan perkembangan duniainternet dan hingga tahun 2000-an, basis data tidak hanya digunakan pada media PC namun sudah berkembang pada medialayanan gerak yang disebut mobile-Database.

Apa Keuntungan menggunakan basis data terkomputerisasi ?
———————————————————————————
1. Controlling redundancy
Redundansi terjadi jika banyak data disimpan dua kali dalam tabel untuk setiap kelompok pengguna. Beberapa masalah yangtimbul yaitu kebutuhan untuk update data secara logika menjadi berulang2 dan ruang penyimpanan yang besar ketika data yang sama disimpan berulang2. Tabel yang berisi data yang sama, menjadi tidak konsisten. 
 
2. Restricting unauthorized access
Ketika banyak pengguna berbagi basis data, ada beberapa pengguna yang tidak diberi hak /otorisasi untuk mengakses semuainformasi dari basis data. Beberapa pengguna mungkin diijinkan untuk pengambilan / retrieve data, meskipun yang lainnyadiijinkan untuk pengambilan dan perubahan data (retrieve dan update). DBMS menyediakan fungsi keamanan dan subsistemotorisasi dan digunakan oleh DBA (Database Administrator) untuk membuat account dengan batasan2nya.
 
3. Providing persistent storage for program object and data structures
Ini yang mengawali sistem basis data berorientasi objek. Misal tipe record dalam pascal atau definisi kelas di C++. Nilai dari variable program dihilangkan setiap program selesai, kecuali pemrogram menyimpannya secara permanen dalam file, yang biasanya dikonversi ke format yang sesuai. Untuk membacanya, pemrogram harus mengkonversi dari format file ke struktur variabel program. Objek ini disebut persistence.
 
4. Permitting inferencing and actions using rules
Sistem basis data deduktif memiliki kemampuan mendefinisikan rule deduksi untuk mendapatkan informasi baru. 
 
5. Providing multiple user interfaces
Karena banyak tipe pengguna dengan level pengetahuan teknik yang bermacam2 dalam menggunakan basis data, DBMS perlu menyediakan antarmuka pengguna yang bermacam2 pula, yaitu bahasa query bagi casual user; bahasa pemrograman interface untuk programmer; form dan kode perintah bagi parametric user; menu-driven interface dan natural-language interface (atau yang dikenal GUI) bagi stand-alone user.
 
6. Representing complex relationships among data
Basis data terdiri dari bermacam2 data yang saling berhubungan. DBMS memiliki kemampuan untuk mewakili bermacam2 hubungan yang kompleks diantara data secara mudah dan efisien.
 
7. Enforcing integrity constraints
DBMS memiliki kemampuan untuk membuat suatu integrity constraint. Tipe yang paling sederhana dari integrity contraint adalah menspesifikasikan tipe data untuk setiap item data. Misal item data untuk program studi yang boleh disimpan adalah character 1 hingga 5, nilai ‘nama’ harus char dan tidak lebih dari 30 karakter.
 
8. Providing backup and recovery
Backup dan recovery merupakan fasilitas yang harus disediakan DBMS. Misal jika sistem komputer gagal saat sedangmengupdate program, sub sistem recovery bertanggungjawab untuk memperbaiki atau memastikan basis data direstore kekeadaan sebelum program dieksekusi kembali. Atau sub sistem recovery memastikan bahwa program diresume dari keadaandimana diinterupsi sehingga basis data dapat menyimpannya.
 
Siapa saja pelaku yang terlibat dalam lingkungan basis data ?
———————————————————————————
1. Database Administrator (DBA)
Dalam lingkungan basis data, sumber utama adalah basis data itu sendiri dan sumber kedua adalah DBMS. Pengaturan sumberini dilakukan oleh seorang DBA.  DBA bertanggungjawab atas otorisasi akses ke basis data, mnegkoordinir dan memonitorpenggunaannya dan mendapatkan sumber perangkat keras dan perangkat lunak yang dibutuhkannya. DBA bertanggungjawabatas masalah2 seperti pelanggaran keamanan atau waktu respon sistem yang buruk.
 
2. Database Designer
Database Designer bertanggungjawab atas identifikasi data yang disimpan dalam basis data dan pemilihan struktur yangsesuai untuk mewakili dan menyimpan data ini. Selain itu juga bertanggungjawab untuk mengkomunikasikan semua user basis data untuk memahami kebutuhannya, dan mencapai desain yang sesuai dengan kebutuhan user. 
 
3. System analyst and Programmers (software engineers)

System analyst menentukan spesifikasi dan jalannya aplikasi perangkat lunak yang dipahami oleh semua kelompok user.Programmers mengimplementasikan spesifikasi ini dalam bentuk aplikasi perangkat lunak yang kemudian diuji dandidokumentasikan. Programmers perlu berkomunikasi dengan desainer basisdata.


4. Operators and maintenance personnel
Pelaku ini bertanggungjawab atas pemenuhan kebutuhan perangkat keras dan lunak dari sistem basis data yang dijalankan. 
 
End-user

Casual end user
Ialah pengguna yang mengakses basis data, tetapi mereka membutuhkan informasi yang berbeda setiap saat. Merekamenggunakan bahasa query basis data yang canggih untuk menspesifikasikan permintaan dan mereka adalah manajer tingkattinggi atau menengah.
 
* Naïve/ parametric end user 
Ialah pengguna dengan fungsi pekerjaaan utama mereka adalah berkisar pada query dan update basis data yang disebutcanned transaction. 
 
* Sophisticated end users
Merupakan kelompok pengguna mencakup ahli teknik, ilmuwan, analis bisnis, dan lainnya yang terbiasa dengan fasilitas dariDBMS untuk mengimplementasikan aplikasi sesuai kebutuhannya.
 
* Stand-alone end users
Adalah pengguna yang melakukan manajemen basis data personal dengan menggunakan paket program yang sudah jadi yangmenyediakan menu yang easy user dan interface tab berbasis grafik.

pengertian query dan metadata pada database

8 Feb

1. Query adalah semacam kemampuan untuk menampilkan suatu data dari database dimana mengambil dari table-tabel yang ada di database, namun tabel tersebut tidak semua ditampilkan sesuai dengan yang kita inginkan. data apa yang ingin kita tampilkan.
misal : data peminjam dengan buku yang dipinjam, maka nanti akan mengambil data dari table peminjam dan tabel buku.

Query adalah suatu extracting data dari suatu database dan menampilkannya untuk “pengolahan” lebih lanjut.

Query adalah pertanyaan atau permintaan informasi tertentu dari sebuah basisdata yang ditulis dalam format tertentu.

Query adalah perintah-perintah untuk mengakses data pada sistem basis data

Query adalah merupakan bahasa untuk melakukan manipulasi terhadap database, yang telah distandarkan dan lebih dikenal dengan nama Structured Query Language (SQL

Query adalah semacam kemampuan untuk menampilkan suatu data dari database dimana mengambil dari table-tabel yang ada di database, namun tabel tersebut tidak semua ditampilkan sesuai dengan yang kita inginkan. data apa yang ingin kita tampilkan.
misal : data peminjam dengan buku yang dipinjam, maka nanti akan mengambil data dari table peminjam dan tabel buku.

Query adalah suatu extracting data dari suatu database dan menampilkannya untuk “pengolahan” lebih lanjut.

Query adalah pertanyaan atau permintaan informasi tertentu dari sebuah basisdata yang ditulis dalam format tertentu.

Query adalah perintah-perintah untuk mengakses data pada sistem basis data

Query adalah merupakan bahasa untuk melakukan manipulasi terhadap database, yang telah distandarkan dan lebih dikenal dengan nama Structured Query Language (SQL

2. Metadata adalah informasi terstruktur yang mendeskripsikan, menjelaskan, menemukan, atau setidaknya membuat menjadikan suatu informasi mudah untuk ditemukan kembali, digunakan, atau dikelola. Metadata sering disebut sebagai datatentang data atau informasi tentang informasi. Metadata ini mengandung informasi mengenai isi dari suatu data yang dipakai untuk keperluan manajemen file/data itu nantinya dalam suatu basis data. Jika data tersebut dalam bentuk teks, metadatanya biasanya berupa keterangan mengenai nama ruas (field), panjang field, dan tipe fieldnya: integer, character, date, dll. Untuk jenis data gambar (image), metadata mengandung informasi mengenai siapa pemotretnya, kapan pemotretannya, dan setting kamera pada saat dilakukan pemotretan. Satu lagi untuk jenis data berupa kumpulan file, metadatanya adalah nama-nama file, tipe file, dan nama pengelola (administrator) dari file-file tersebut.

1. Keuntungan Database

Adapun keuntungan database terhadap sistem pemrosesan adalah:

1. Kemubajiran data terkurangi.

2. Integritas data dapat selalu terjaga.

3. Berbagai data dapat selalu dilakukan oleh setiap user.

4. Penggunaan data lebih mudah.

5. Konsistensi data dapat selalu terjaga.

Wellcome To My Blogs

22 Okt

25838974554860ldaradr